PERSPEKTIF ETIKA DAN HUKUM PADA PRIVASI PASIEN DAN TANGGUNG JAWAB TENAGA KESEHATAN DALAM TELEMEDICINE: LITERATURE REVIEW
DOI:
https://doi.org/10.53337/jhki.v5i2.140Kata Kunci:
Etika Kesehatan, Regulasi Kesehatan, Privasi Data, Tanggung Jawab Tenaga Kesehatan, TelemedisinAbstrak
Transformasi digital dalam layanan kesehatan melalui telemedicine membawa kemudahan akses, khususnya bagi pasien di daerah terpencil di Indonesia. Namun, aspek etika dan hukum dalam privasi data pasien dan tanggung jawab tenaga kesehatan masih menghadapi tantangan serius. Regulasi seperti Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 20 Tahun 2019 dan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi belum sepenuhnya mengatur keamanan data dan perlindungan hukum secara komprehensif. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan literature review terhadap studi tahun 2020-2025 yang mengkaji aspek hukum dan etika telemedicine. Hasil kajian menunjukkan risiko kebocoran data, kekosongan regulasi teknis, serta rendahnya pengawasan hukum yang dapat membahayakan keselamatan dan hak pasien. Rendahnya literasi digital tenaga kesehatan dan pasien memperparah risiko pelanggaran privasi. Kesimpulannya, diperlukan reformasi regulasi yang tegas dan penguatan pengawasan serta edukasi digital agar telemedicine dapat memberikan layanan kesehatan yang efektif, aman, dan beretika. Telemedicine juga sebaiknya berfungsi sebagai pelengkap pemeriksaan konvensional untuk memastikan keamanan dan hak pasien tetap terjaga.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Jurnal MHKI

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
